Minggu, 08 Maret 2015

Melawan Khayalan dan Kenyataan



Luq terus melangkahkan kakinya di sepanjang trotoar sembari terus melihat secarik kertas di tangannya. Berkali-kali dia melihat ke kertas tersebut kemudian menengok ke arah bangunan dan gedung yang dilaluinya. Ketika tiba di sebuah bangunan bercat biru, Luq menghentikan langkahnya. Dilihat kembali kertas yang ada di tangannya, kemudian melihat nama dan nomor dari gedung tersebut. Di dinding dekat pintu terdapat sebuah tulisan, dr. Mars (Psikiater). Merasa yakin apa yang dicarinya telah ditemukan, Luq pun masuk ke dalam gedung tersebut.

Di dalam gedung yang sepi itu, Luq segera menuju resepsionis untuk mendaftarkan namanya. Setelah urusan tetek bengek administrasi usai, Luq duduk di ruang tunggu, menunggu namanya dipanggil.

“Bapak Luq, silahkan masuk,”

Mendengar panggilan dari seorang wanita paruh baya di ruangan itu, Luq beranjak dari tempat duduknya dan langsung memasuki sebuah ruangan tempat dokter Mars berada. Di ruangan tersebut terlihat dokter Mars sudah menunggu Luq di meja kerjanya.

“Silahkan duduk Pak Luq,”  ujar dokter Mars membuka pembicaraan

“Terima kasih, dok,” balas Luq.

“Jadi, apa yang bisa saya bantu, Pak Luq?”

“Saya datang kemari untuk memeriksa kejiwaan saya dok, saya merasa mendapatkan gangguan kejiwaan yang sangat akut,”

“Gangguan kejiwaan seperti apa? bisa anda ceritakan?”

“Saya mengalami banyak halusinasi yang makin hari makin mengganggu kehidupan saya, saat tertidur maupun saat terjaga saya banyak mengalami halusinasi dan khayalan yang sulit untuk dihilangkan, dok,”

“Bisa anda ceritakan bagaimana hal itu terjadi, dan hal apa yang membuat anda terganggu dengan halusinasi tersebut?”

“Semua berawal ketika saya bermimpi sedang berada di sebuah tempat makan. Saat itu saya memesan ayam goreng untuk menu makan siang. Tiba-tiba datang seorang perempuan bergabung di meja saya. Perempuan itu memesan menu yang sama dengan menu makan siang saya. Kemudian kami berbincang-bincang, panjang lebar, dari situlah saya tahu nama perempuan tersebut adalah Tina,”

“Saya kemudian terbangun dari tidur. Saya beranggapan bahwa mimpi yang baru saja saya alami tersebut adalah mimpi biasa yang bisa saja dialami oleh orang lain. Tapi anggapan saya itu salah,”

Luq sedikit menghela nafas dan kemudian melanjutkan ceritanya.

“Beberapa hari setelahnya, entah kenapa, saya selalu melihat sosok Tina di berbagai kehidupan saya. Dia hadir di tempat-tempat tak terduga dimana saya juga berada disana. Pernah suatu waktu ketika saya sedang berada di sebuah pasar malam, saya melihat sosok Tina tiba-tiba berada di samping saya. Kami sempat mengobrol sambil berjalan-jalan di pasar malam saat itu. Kami menghabiskan waktu bersama menikmati malam di pasar malam yang kami datangi tersebut, hari dan peristiwa yang sangat aneh”

“Di lain kesempatan, saya tiba-tiba bersama dengan Tina menuju ke sebuah pantai. Kami berkendara bersama menuju pantai tersebut. Disana kami kembali menghabiskan waktu bersama, sungguh menyenangkan. Tetapi entah kenapa saya merasa itu semua hanya sebuah halusinasi. Di lain pihak, otak dan pikiran saya berpikir bahwa ini semua memang nyata dan benar adanya,”

“Peristiwa atau khayalan yang anda alami bersama sosok yang bernama Tina tersebut apakah benar-benar mengganggu anda?” tanya dokter Mars.

“Entahlah dok, kadang saya merasa keberadaan Tina adalah sesuatu anugerah karena saya banyak menghabiskan waktu yang menyenangkan bersamanya, tapi saya juga merasa bahwa semakin lama Tina berada di kepala saya, semakin saya merasa menjadi gila. Tina menjadi sosok yang selalu hadir di kehidupan saya. Saya sendiri masih belum bisa yakin, apakah sosok Tina yang saya pertama kali temui di mimpi itu memang benar-benar ada atau hanya sebuah halusinasi,”

“Seminggu yang lalu, saya bertemu kembali dengan Tina. Saat itu kami bertemu di sebuah supermarket. Di kesempatan itulah Tina membelikan saya sebuah boneka, boneka Beruang. Saya tak tahu apa maksud dari Tina tersebut, saya pun juga tak ingat apakah itu hanya sebuah mimpi atau memang benar-benar kenyataan,”

“Semenjak pertemuan di supermarket itu, saya tak pernah melihat lagi sosok Tina. Dan semenjak itulah saya merasa seperti orang tak waras. Ketika saya sangat ingin bertemu Tina, dia tak pernah datang. Namun ketika kehadirannya tidak saya inginkan dia selalu hadir di sekitar saya,”

“Jadi, apa yang harus saya lakukan dok?” tanya Luq.

“Oke, mungkin sebaiknya anda….”

Biiib Biiib Biiib Biiibb Biiibb Biiibbb

Suara alarm jam berbunyi cukup keras membangungkan Luq yang sedang terlelap tidur. Luq kemudian menekan tombol jam tersebut yang berada di samping boneka beruang di atas mejanya. Luq bangun dan langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka. Selesai dari kamar mandi, Luq melemparkan tubuhnya ke ranjang tempat dia tidur. Matanya yang masih merah itu menatap ke langit-langit kamar dengan pandangan kosong.  

Minggu, 10 Agustus 2014

Top 10 Rocket Rockers Song



Kata siapa musik Indonesia isinya hanya itu-itu saja. Di Indonesia banyak sekali genre musik yang berkembang, mulai dari jazz hingga punk. Genre-genre yang bisa dibilang “anti-mainstream” memang jarang bisa kita lihat di televisi sehari-hari. Namun, bukan berarti genre “anti mainstream” ini sepi peminat. Coba saja tengok event “Bandung Berisik” yang dipenuhi ribuan pecinta musik underground.

Rocket Rockers mungkin bisa dikategorikan sebagai salah satu band “anti mainstream” yang besar lewat jalur indie yang lahir pada tahun 1999. Rocket Rockers adalah band yang berasal dari Bandung yang mengusung aliran pop punk, college punk, skate punk, melodic punk dan seterusnya. Band yang beranggotakan Ozom (drum), Lowp (gitar), Bisma (bass), Aska (vocal + gitar) dan Ucay (vocal + Synthesizer). Namanya mungkin jarang terdengar di telinga masyarakat Indonesia, karena memang sangat jarang masuk televisi dan memang bergerak di jalur indie. Intinya, disini saya ingin menegaskan bahwa, Rocket Rockers adalah band favorit saya. Saya masih ingat betul, ketika saya rela pergi ke luar kota hanya untuk melihat penampilan mereka dalam sebuah konser secara langsung. Band ini benar-benar mempengaruhi saya.

Disini, saya akan mencoba berbagi mengenai lagu-lagu favorit dan terbaik dari Rocket Rockers, versi saya tentunya. Rocket Rockers sendiri sudah memiliki 4 album, yaitu Soundtrack For Your Life (2002), Ras Bebas (2004), Better Season (2007) dan Tons Of Friends (2011). Saya akan memilihkan 10 lagu terbaik dari Rocket Rockers yang bisa dijadikan rekomendasi untuk didengarkan. Dimulai dari nomor 10.



10. TERGILA
Energi musik punk yang keras dan menghentak. Tergila hadir di album pertama “Soundtrack For Your Life” dan kembali didaur ulang di album kedua “Ras Bebas”. Lagu ini bisa dibilang bercerita tentang masa perpisahan di SMA. Di lagu ini kita diajak bernostalgia tentang 3 tahun masa-masa indah SMA yang tak akan bisa terulang dan bagaimana menjalani kehidupan setelah lulus sekolah dengan semangat. Lagu yang cocok untuk memberi motivasi diri dalam mengawali hari.

“tiga tahun terindah takkan terulang lagi”

9. SHE’S MY CHEERLEADER 
Kembali dari album “Soundtrack For Your Life”,  aroma pop punk sangat terasa di lagu ini. Seperti judulnya, lagu ini bercerita tentang deskripsi seorang cheerleader yang dikagumi dan disukai. Lagu berbahasa inggris ini punya kesan spesial bagi saya karena merupakan lagu pertama yang saya dengar ketika melihat penamplian Rocket Rockers secara langsung.

“she moves her body likes bugs bunny, owh she’s so fine..”

8. TUNGGU APALAGI
Salah satu kelebihan dari Rocket Rockers adalah menciptakan lagu berlirik mellow dengan balutan irama yang up-beat. Tunggu Apalagi dari album ketiga “Better Season” ini contohnya. Kolaborasi suara yin-yang dari Aska dan Ucay sungguh nyaman ditelinga. Sulit untuk menjelaskan secara spesifik lagu ini bercerita tentang apa, tapi dari barisan liriknya lagu ini bercerita tentang seseorang yang sulit untuk melupakan masa lalunya. Dengan tata bahasa yang puitis dan pilihan kata yang jarang dipakai untuk sebuah lagu, Tunggu Apalagi menjadi lagu yang cocok untuk bergalau ria dengan cara yang berbeda.

“jangan biarkan waktu menghancurkanmu..”

7. HARI UNTUKMU
Lagu dari album ketiga “Better Season” ini menurut saya sangat nyaman di telinga. Tidak terlalu keras, tidak pula terlalu mellow, pas. Lagu ini bercerita tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan. Di album ketiga ini, lagu-lagu dari Rocket Rockers memang terkesan lebih “pelan” dan “market oriented”, tapi menurut saya tak masalah asal lagunya berkualitas seperti Hari Untukmu ini. Hal yang membuat lagu ini menjadi salah satu favorit adalah kekaguman saya pada merdunya suara Aska di lagu ini.

“ketika kau terjatuh, pastikan nafasku menyelamatkanmu..”

6. LOST HEART TOUR
Lost Heart Tour merupakan single yang diluncurkan setelah album “Better Season”. Lagu ini mungkin bisa dikatakan curahan hati Aska sebagai anak band. Menceritakan kehidupan anak band yang mesti pergi dari kota ke kota meninggalkan kekasih tercinta. Lagi-lagi lagu berlirik mellow dengan balutan irama up-beat yang menghentak. Galau tak harus mellow.

“one thing you have to know, that my hearts is your still..”

5. INGIN HILANG INGATAN
Kalau Metallica punya “Something Else Matter”, Rocket Rockers punya “Ingin Hilang Ingatan”. Lagu akustik pertama dari Rocket Rockers yang menjadi andalan di album ketiga “Better Season”. Lagu yang menceritakan tentang seseorang yang patah hati dan sulit menghilangkan kenangan saat masih bersama dengan sang kekasih. Lewat “Ingin Hilang Ingatan”, Rocket Rockers ingin mencabik-cabik barisan patah hati. Lagu ini menurut saya, bisa dibilang “Maninstream Succes” karena berhasil membawa Rocket Rockers ke permukaan dan lebih dikenal kalangan yang lebih luas. Bukti lain, video klip dari lagu tersebut berhasil menembus 3 juta penonton di youtube sampai pertengahan 2014 ini. Hal lain yang menurut saya makin membuat lagu ini lebih spesial adalah karena seluruh liriknya dinyanyikan oleh Ucay seorang. Ucay, dalam formasi yin-yang dengan Aska, biasanya lebih berperan sebagai “tukang teriak”, tapi khusus di lagu ini, Ucay rela “melacurkan” diri dengan ber-mellow ria, dan ternyata sukses.

“disini.. kembali.. kau hadirkan ingatan yang seharusnya kulupakan.. dan kuhancurkan adanya..”

4. BANGKIT
Sudah banyak lagu bernuansa mellow dari Rocket Rockers yang dibahas di list ini. Kali ini mari kembali ke “jalan yang benar” lewat lagu “Bangkit” dari album kedua “Ras Bebas”. Bagi saya lagu ini menjelaskan karakter sebenarnya dari Rocket Rockers. Beringas dan keras. Perpaduan musik punk dan sedikit sentuhan hardcore. Kombinasi yin-yang dari Aska dan Ucay yang sangat aduhai. Lirik di lagu ini mengingatkan kita bahwa tak ada lagi penindasan, ketika ada sebuah penindasan, kita harus bangkit dan melawan. Lagu yang tepat sebagai sarana memotivasi diri.

“tarik kembali.. semua hakmu yang paling hakiki.. dan tanpa ternodai..”

3. LET SLEEPING DOG LIE
Satu lagi lagu dari Rocket Rockers dengan irama yang menghentak. Let Sleeping Dog Lie merupakan lagu yang ada di album pertama “Soundtrack For Your Life”. Jujur saja, saya tak bisa mendeskripsikan secara spesifik lagu ini bercerita tentang apa. Namun bagi saya, lagu ini sangat enak didengar. Irama pop punk yang energik dengan suara drum yang sangar. Selain itu, judul lagu ini juga unik. Let Sleeping Dog Lie merupakan sebuah idiom yang bisa diartikan dengan bahasa sederhana “jangan usil kalau tak mau mendapat masalah”.

“I’ve got nothing to say.. give me clue something to say..”

2. TEROBSESI
Lagu andalan dari album ketiga “Better Season” ini merupakan alasan pertama saya kenapa menyukai Rocket Rockers. Saya dan Rocket Rockers dipertemukan lewat lagu ini. Di medio tahun 2007 Rocket Rockers tampil di acara MTv, dan salah satu klip yang diputar dalam acara itu adalah “Terobsesi”. Dengan suara synth dari Ucay yang khas, “Terobsesi” menjadi lagu yang Rocket Rockers banget. Lagu ini sendiri bercerita tentang seseorang yang terobsesi dan berusaha mendapatkan hati dari seseorang yang dicintainya dengan berbagai cara, meskipun seseorang spesial itu sudah mempunyai pasangan. Satu hal lain yang menjadikan “Terobsesi” lebih spesial, karena saya pernah membawakan lagu ini saat pensi di sekolah. Meskipun waktu itu penampilannya awut-awutan, saya pribadi sangat puas karena bisa mendendangkan lagu favorit dari band favorit di hadapan banyak orang.

“saat kau dengannya kian terpisah.. yakinkan ku menang.. kau kan kudapatkan..”

1.  TRAGEDI TRAGIS 1989
Saya benar-benar mengenal Rocket Rockers melalui album ketiga “Better Season”. Dari situlah saya mulai mencari segala sesuatu tentang Rocket Rockers dari album dan lagu-lagu terdahulu. Dan lagu inilah yang menurut saya adalah “masterpiece” dari Rocket Rockers, “Tragedi Tragis 1989”. Lagu ini penuh misteri bagi saya. Sampai saat inipun saya tidak tahu, apa sebenarnya pesan yang ingin disampaikan dari lagu ini. Hal itu pula yang membuat lagu ini menjadi semakin spesial di mata saya. Lagu ini berada di album pertama Rocket Rockers “Soundtrack For Your Life”. Bagi penggemar Rocket Rockers lain, mungkin lagu ini terasa biasa saja. Dari irama dan lirik yang terkesan seenaknya membuat lagu ini “forgetable”. Namun, sekali lagi, bagi saya, lagu ini adalah sebuah maha karya dari Rocket Rockers karena misteri yang dibawa lagu tersebut. Di dvd Konser Hari Untukmu, Ucay pernah sedikit menyinggung fakta dibalik lagu ini. Hal tersebut membuat semakin penasaran namun tak menjawab semua hal yang sampai sekarang masih belum terpecahkan di kepala saya. Luar biasa.

“bersiap-siaplah di wajahmu.. neraka jahanam t’lah menunggu.. segera kucabut nyawamu..”


Itu tadi pilihan 10 lagu terbaik dan favorit dari Rocket Rockers versi saya. Di daftar ini memang tak ada satupun lagu dari album keempat “Tons Of Friends”, karena secara pribadi tak ada lagu dari album tersebut yang mengena di hati. Bukan berarti album keempat itu jelek, cuma masalah selera saja. Kini Rocket Rockers bersiap untuk mengeluarkan album kelimanya. Namun, sangat disayangkan pada 2013 lalu, salah satu nyawa dari band ini yaitu Ucay harus resign. Bagi saya, kolaborasi yin-yang dari Aska dan Ucay itu tak akan tergantikan. Saya akan tetap mendengarkan karya-karya dari Rocket Rockers meskipun tanpa Ucay. But.. Rocket Rockers never be the same.

Terakhir, saya ingin mengucapkan.. Happy 15th Anniversarry RoRo..!!!

Rabu, 16 Juli 2014

Take A Nap



“Namamu seperti nama laki-laki,”
“Haaa.. nama panggilanmu juga seperti nama perempuan,” jawabnya.
“Berarti bisa dibilang nama kita ini anomali ya?”
“Kita? kau aja sendiri sana, hehehe..”

Detik demi detik berlalu menemani mata dan telunjukku yang lelah. Meskipun begitu, rasanya tak ingin segera beranjak dari tempat dudukku sekarang. Pengalaman baru ini yang belum pernah kualami sebelumnya, membuatku betah berlama-lama disini dan tak ingin pergi kemana-mana.

“Kita lahir di bulan yang sama ternyata, cuma berbeda 4 hari”
“Kebetulan yang tak terduga bukan? Hehehe..” jawabku bangga.
“Jangan-jangan kita berjodoh..” godanya
“Bagaimana jika kita langsung ke KUA saja?” balasku.
“Hahaha.. siapa takut?!” jawabnya

Begitulah. Hari demi hari setelahnya, dilewati dengan obrolan random ngalor ngidul. Pertemuan tak sengaja di tempat baru yang tak pernah terpikirkan ini, membuat kami jadi dekat. Tidak dekat-dekat amat. Lumayan dekat lebih tepatnya.

“Aku masuk IPA..!!!” teriaknya kegirangan.
“Wah, selamat yaaa..” jawabku
“Usaha kerasku tak sia-sia, horeeee..” tambahnya.
“Usaha keras itu takkan mengkhianati, selanjutnya jangan malas-malasan ya,” jawabku sok menasehati.
“Siap bos!”

Berbagai peristiwa yang kami alami, saling kami bagi satu sama lain. Kadang juga terjadi pertengkaran kecil tak jelas yang membuat kami saling jengkel satu sama lain. Makin hari, kami mulai jarang berkomunikasi. Meskipun intensitas komunikasi jadi makin berkurang, namun hubungan aneh kami ini tetap terjaga.

“Kenapa kau jadi seperti ini? seperti bukan kau saja,” tanyanya.
“Entahlah, tak setiap hari aku mengalami hal seperti ini,” jawabku.
“Begitu spesialnya ya dia, sampai bisa bikin kau jadi begini,”
“Ya seperti itulah, semoga hal seperti ini cepat berlalu,” jawabku lagi.
“Tenanglah, nikmati hal-hal seperti ini selagi bisa, kau sendiri yang bilang kalau tak setiap hari kau mengalami hal seperti ini.. jadi, jangan terlalu bersedih, dan nikmatilah,” hiburnya padaku.

Saling berbagi dan menasehati. Kebiasaan kami jika salah seorang sedang mengalami masalah. Meskipun lebih muda, dia tak canggung untuk memberi masukan dan nasehat kepadaku.

Intensitas komunikasi kami makin hari makin berkurang. Dari tiap jam sekali, ke sehari sekali, seminggu sekali, sebulan sekali, ke setahun sekali hingga akhirnya menghilang. Kupikir itu hal yang wajar, karena kesibukan kami masing-masing. Ditambah dengan umur yang makin bertambah, menjadikan kesenangan dan kegilaan yang dulu pernah kami rasakan bersama, menjadi sangat berbeda. Tak akan sama jika kami coba ulangi dengan situasi sekarang ini.

“Where have you been?” tanyaku setelah sekian lama.
“Nowhere.. just carry on my life, study and stuff,” jawabnya.
“Well.. i miss good old days when we share everything together,” ungkapku.
“Me too.. but, can we start everything just like before?” tanyanya padaku.
“I don’t know.. everything is changes now.. we can’t repeat everything,”
“Exactly, it’s never be the same,” jawabnya.

Benar. Mencoba mengulang segala sesuatu dari awal untuk mendapatkan kesenangan dan kegembiraan yang pernah dialami itu memang sulit adanya. Jikalau bisa, kesenangan yang hadir tak akan pernah sama.

“Bolehkah aku bertanya sesuatu?” tanyanya.
“Tentu, apa?” jawabku.
“Apakah kau sayang padaku?” tanyanya serius.
“Itukah pertanyaannya?” tanyaku
“Iya, jawablah.. apakah kau sayang padaku?” tanyanya lagi.
“Iya. Sayang,” jawabku.
“Kenapa kau bisa sayang padaku?” tanyanya dengan pertanyaan baru.
“Entahlah.. perasaan ini tak jelas, kadang datang, kadang pergi, seperti kau. Juga, aku merasa kalau kau ini seperti kurang nyata. Dari semua yang telah kita lalui, rasa sayang bahkan cinta itu pasti ada, dan aku yakin kau pun tahu itu. Kita mengenal satu sama lain secara tak sengaja, namun kita bisa menjaga hubungan ini selama bertahun-tahun dan menurutku itu luar biasa. Bohong jika aku bilang kalau tak sayang, meskipun kita tak pernah bertatap muka,” jawabku panjang lebar.
“Bagaimana denganmu, apakah kau sayang padaku?” tanyaku padanya.
“Entahlah, seperti yang kau bilang tadi.. kurang nyata. Kita memang sudah bertahun-tahun saling mengenal, tapi tak pernah bertatap muka. Itu yang membuat aku juga merasa kalau kau itu juga tidak nyata,” jawabnya.

Hubungan yang tidak nyata. Mungkin tajuk seperti itulah yang bisa menjelaskan bagaimana hubungan kami ini. Namun perasaan dan kesenangan yang dirasakan itu benar-benar nyata. Membingungkan dan menyenangkan disaat bersamaan. Aku sendiri begitu menikmati tiap detik hubungan yang tidak nyata ini. Kini dia telah menghilang namun tidak benar-benar hilang. Dan entah, apakah hubungan ini bisa muncul kembali dengan berbagai asam garamnya atau hanya akan menjadi sebuah deretan kenangan yang takkan terulang. Kuputuskan untuk tetap menunggu.

She was close, close enough to be a ghost.